Infra-Merah.com

Jembatan Informasi Masyarakat

Diduga Cabuli Anak Di Bawah Umur, SD Mengaku Khilaf

LAMPUNG SELATAN (Inframerah) –SD (62) tahun diduga tega mencabuli anak dibawah umur, sebut saja “Mawar”. Korban Mawar bukan orang lain bagi tersangka, melainkan tetangganya sendiri. Korban Mawar masih berumur 9 (sembilan) tahun.

Menurut informasi yang dihimpun, awalnya pelaku bercengkrama dengan korban di kebun milik pelaku.

Mawar ini sering main ke kebun SD  dan korban awalnya dikasih ubi mentah oleh pelaku.

Mungkin karena ngerasa baik dengan sikap yang dilihatkan SD,  ibu korban menggorengkan ubi tersebut.
Pada sore harinya ibu korban menyuruh Mawar nganterin ubi goreng ke kebun SD, disitulah korban diraba dan disentuh bagian kemaluannya.

Sementara itu, pelaku pencabutan tersebut mengaku khilaf saat melakukan perbuatan tersebut.

“Saya cium pipinya, terus saya pegang itunya (kemaluan) dari luar, engak saya gaulin, cuma saya pegang aja sebentar, itulah kekhilafan saya, maaf saya khilaf,” kata pelaku di Polsek Penengahan, Kamis (01/11/2018)

Beruntung, ada pihak kepolisian sigap dan berhasil mengamankan pelaku karena nyaris diamuk massa untuk dibawa ke Polsek Penengahan.

Lantaran geram dengan perbuatan SD yang sudah berumur alias sudah kakek-kakek tersebut yang mengedepankan nafsu birahinya,

Kapolsek Penengahan AKP. Enrico Sidauruk menuturkan, pelaku diamankan setelah mendapat laporan dari keluarga korban.

“Kita amankan dirumahnya, pada saat diamankan sudah banyak warga yang akan menghakimi pelaku, pagar rumah pelaku juga sudah sempat dirusak oleh warga,” kata mantan Kepala KSKP Bakauheni itu.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat undang undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hikuman 15 tahun penjara. (Kur/Awal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *