Infra-Merah.com

Jembatan Informasi Masyarakat

KPU Lamsel Diminta Netral

Lampung Selatan (Inframerah) : Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Lampung Selatan (Himals) dan LSM Pro Rakyat Lampung Selatan gelar aksi damai di Kantor KPU setempat. Senin (15/4/2019).

Kedatangan organisasi masyarakat ini tidak lain bertujuan untuk meminta tanda bukti atau tanda tangan melalui selembaran kertas kepada KPU yang berisikan Bahwa KPU harus bertindak Netral.

Sebab, aksi damai ini tidak lain menindaklanjuti aksi damai kali LSM PRO RAKYAT lalu pada tanggal 29 November 2018 lalu, atas peristiwa dugaan pelanggaran kode etik yang di lakukan oleh oknum pihak penyelenggara pemilu 2019 di Kecamatan Rajabasa beberapa bulan lalu.

Menurut Aqrobin AM selaku Ketua LSM PRO RAKYAT menyimpulkan Bahwa Pihak KPU tidak netral pasalnya KPU tidak mau menandatangani surat pernyataan yang di buat oleh Mahasiswa Lampung Selatan tersebut.

“Selembaran itu adalah Perwakilan kami ( rakyat ) agar bisa percaya kepada KPU Bahwa akan besikap Netral, Tapi Jika itu saja tidak bisa di tanda tangani bagai mana kami bisa percaya dengan Kerja KPU,” tegasnya.

Selanjutnya kata dia, pihaknya mengeluhkan bahwa KPU terlalu takut menandatangani selembaran kertas yang di berikan oleh pihaknya.

“Ini adalah tuntutan rakyat yang meminta di dalam surat tersebut agar KPU Lamsel bisa Netral kepada rakyat, maka dari itu kami meminta untuk di baca dan di tanda tangangi, Tapi bagaimana mau di tanda tangani di baca saja tidak,” jelasnya.

Sementara itu, Ujang Abdul Aziz Selaku Ketua Himals menyayangkan sikap Pihak KPU Lamsel yang tidak menandatangani surat pernyataan tersebut .

“Ini adalah bagian Netralitas dari KPU, Kenapa tidak di tandatangani. Jadi, dengan tidak di tandaranganinya surat itu, maka ini adalah bukti bahwa pihak KPU pantas untuk di ragukan Netralitasnya,” katanya.

Ditempat yang sama menanggapi hal tersebut, salah satu Komisioner KPU Lamsel Hendra Apriansyah mengakatan bahwa Sikap Netral itu tidak bisa di ukur hanya menandatangani surat pernyataan.

“Dulu itu, sebelum Kami menginjakkan Kaki kami disini, Kami sudah di sumpah. jadi gak bisa hanya karna kami tidak menandatangani surat itu, terus kami di sebut tidak netral,” jelasnya.

Hal senada dikatakan anggota Komisioner KPU Lamsel lainnya. Dimana kata Ari Fatimah, bahwa jika ada unsur pelanggaran yang dilakukan pihak KPU atau anggota KPU maka pihaknya siap dilaporkan.

“Kami merasa tidak bersalah dan selalu memenuhi prosedur, apabila kami bersalah silahkan laporkan,” pungkas Sri Fatimah. (Awal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *