Infra-Merah.com

Jembatan Informasi Masyarakat

Pengusaha Tak Punya Izin, Camat Kalianda Beri Peringatan Keras

Lampung Selatan (Inframerah) : Camat Kalianda ‘Erdiyansyah memberikan peringatan keras pada pegusaha yang belum memiliki izin lengktap tapi sudah mulai beroperasi.

Hal ini di sampaikan Erdiyansyah kepada media melalui selulernya pada Senin, (20/5/2019) bahwa pihak kecamatan akan memberikan rekom kepada pihak pengusaha supaya perizinannya dapat diurus sampai di tingkat Kabupaten kabupaten.
Hal ini terkait dengan salah satu perusahaan yang baru didirikan di desa Negeri Pandan Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.dimana ketika awak media mencoba meninjau langsung yang mendampingi pegawai dari kecamatan,memang nampaknya perusahaan tersebut sedang melaksanakan pembangunan fisik (infra struktur) nya, tapi tidak ada tanda petunjuk yang bisa kita ketahui tentang perusahaan tersebut, karena tidak ada plang informasi,

Ketika kami mencoba mengkonfirmasi dengan salah satu pekerja yang bernama “Amuk” yang kebetulan masih satu keluarga dari pimpinan perusahaan,

“Amuk”menjalaskan dia tidak mengetahui pasti tentang kelengkapan surat menyurat dari perusahaan ini, bahkan nama perusahaan pun saya tidak tau,

Pak “Amuk” tolong sampaikan dengan pak Indra selaku pimpinan perusahaan untuk kekantor kecamatan dalam minggu ini” begitu perintah yang disampaikan oleh wakil dari kecamatan melalui kasi trantibnya”

Pihak kecamatan yang diwakili oleh kasi trantib kecamatan menyampaikan agar dalam minggu ini pihak perusahaan dapat menyelesaikan semua permohonannya sesuai dengan aturan yang berlaku.
Informasinya perusahaan ini bergerak dibilang sabut kelapa, tapi belum diketahui lebih lanjut produk apa yang akan diproduksi.

“Erdiansyah Sudah memberikan ultimatum,agar perusahaan segera urus perizinannya sebelum operasional,”tegasnya.

Berkaitan hal ini pihak pemerintahan kecamatan khususnya Kecamatan Kalianda akan terus memantau masalah surat menyurat tentang Perizinan yang harus mereka patuhi, kalau tidak diindahkan maka hal tersebut akan menjadi pelanggaran hukum yang harus kita tegak”pungkasnya. (Awal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *