Infra-Merah.com

Jembatan Informasi Masyarakat

Pemprov Lampung Persiapkan Pelantikan Arinal-Nunik

Bandar Lampung (Inframerah) : Untuk ketiga kalinya Pemprov Lampung melakukan pembahasan tentang persiapan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2019-2024.

Hal ini terungkap dalam rapat yang dipimpin Pj. Sekprov Lampung, Hamartoni Ahadis didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Irwan S Marpaung dan Asisten II Bidang Ekbang Taufik Hidayat di Gedung Pusiban, Setprov Lampung, Senin (27/5/2019).

Menurut Hamartoni, hasil pembahasan sementara meskipun belum ada informasi kepastian dari pemerintah pusat, pemprov tetap berasumsi melakukan pelantikan pada Senin (3/6/2019). “Asumsi kita pelantikan tetap di tanggal tiga. Jika pun ada perubahan itu hanya persoalan waktu saja,” ujarnya usai rapat.

Mantan Asisten IV Bidang Administrasi Umum Setprov Lampung ini mengatakan, setelah pelantikan di tanggal 3, kemudian gubernur dan wakil wubernur terpilih akan disambut dan diterima di Bandara Radin Inten II Lampung Selatan.

“Di Bandara Beliau akan disambut secara adat. Kemudian agenda tanggal 5 itu akan ada sholat ied bersama. Dilanjutkan dengan open house yang dilakukan dua tahap yang pertama sampai jam 12 siang, kedua dimulai dari ba’da Ashar di rumah dinas gubernur Mahan Agung,” terangnya.

Hamartoni juga menyampaikan, jika semua berjalan sesuai dengan jadwal pelantikan di tanggal 3 Juni 2019, maka pada Senin (10/6), akan dilakukan upacara bulanan yang dipimpin oleh Arinal. “Kemudian di tanggal 11 nya ada kegiatan paripurna istimewa penyampaian visi misi, dan di tanggal 12 nya itu serah terima jabatan. Setelah itu beliau masuk kerja seperti biasa. Itulah yang kita bahas hari ini,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung resmi menetapkan pasangan Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Arinal – Nunik) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih hasil pilkada Serentak 27 Juni 2018.

Penetapan tersebut dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Bandarlampung, Ahad, berdasarkan surat keputusan nomor: 392/PL.03.7-BA/03/provinsi/VIII/2018, tertanggal 12 Agustus 2018.

Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono, mengatakan rapat pleno terbuka itu dilakukan paling lama tiga hari setelah menerima salinan putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), setelah gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) diputuskan.
Menurutnya, pada Jumat, 10 Agustus 2018 lalu KPU menerima salinan putusan dari MK, sehingga KPU dalam rapat pleno terbuka menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung tahun 2018 terpilih.

Kemenangan pasangan Arinal – Nunik sempat mendapat protes dari PDIP. Partai itu menilai Pilkada Lampung berjalan sangat memprihatinkan. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Bidang Ideologi Idham Samawi kondisi ini dipicu praktek politik uang yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan menyebar di tengah masyarakat.

“Hal ini mengindikasikan munculnya kekuatan kapital yang membunuh demokrasi dan digerakkan oleh korporasi raksasa di Lampung demi kontrol atas tanah dan menghisap kekayaan Lampung,” kata Idham dalam keterangan tertulis yang diperoleh Tempo, Senin 2 Juli 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *