Infra-Merah.com

Jembatan Informasi Masyarakat

Komisi III DPRD Dan Dinas PUPR Lampung Selatan Tinjau Hasil Pelaksanaan APBD 2019

Lampung Selatan(Inframerah): DPRD Lampung Selatan dari Komisi III serta dari berbagai Partai Politik (Parpol) yang menduduki Jabatan Anggota Komisi III yang membidangi pengawasan bidang Pembangunan melakukan peninjauan terhadap beberapa hasil pelaksanaan pembangunan yang menggunakan APBD Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR, guna untuk mengkroscek kebenaran yang di laporkan oleh masyarakat,

Dalam peninjauan tersebut di dua lokasi yang berbeda yaitu di wilayah Kecamatan Sragi dan Kecamatan Ketapang sebagai bentuk tindak lanjut dari laporan warga masyakat setempat dimana beberapa titik pekerjaan yang dilaksanakan yang hasilnya diragukan,

Anggota DPRD Komisi C dari Partai PDIP, Suhar Pujianto sekaligus Ketua Fraksi PDIP dan sebagai anggota Komisi C yang mengikuti lawatan ke lokasi pekerjaan menjelaskan bahwa peninjauanya ini bertujuan untuk menindaklanjuti masukan dari berbagai elemen Masyakat terkait masalah hasil pekerjaan dari pihak pelaksana atau Kontraktor yang di duga pelaksanakannya diragukan Kwalitasnya karena tidak sesuai dengan RAB ,

Lebih lanjut Anggota Komisi C atau sering disebut komisi 3 mengatakan Kami melakukan peninjaun terhadap hasil pelaksanaan pekerjaan dari dana APBD Lamsel 2019 dibeberapa titik di Kecamatan Sragi dan Ketapang yang dilaporkan oleh Masyarakat bahwa hasil pekerjaan tersebut diragukan Kwalitasnya” papar Suhar Pujianto mewakili Ketua Komisi C Sulastiono,

Selanjutnya hasil dari peninjauan ini Komisi C akan melakukan Hearing dengan pihak pelaksana dan Dinas Terkait yaitu dinas PUPR agar jelas permasalahanya” Tutup Suhar,

DPRD Komisi C selanjutnya meninjau Desa Ketapang Kecamatan Ketapang Lamsel terkait ada laporan Kepala Desa setempat tentang adanya banjir bandang beberapa hari sebelumnya setelah jalan desa tersebut dilakukan pembangunan Rabat beton sepanjang sekitar 230 Meter yang disinyalir sebagai penyebab kebanjiran karena tidak adanya Drainase yang tidak bisa berfungsi dengan baik atau saluran pembuangan yang berdampak pada penggenangan air hujan,,

Jinggis Khan Haikal Wakil ketua Komisi C, dari partai Demokrat ini menyikapi tentang adanya pembangunan jalan Desa Rabat Beton yang tidak di bangun Drainase serta tidak adanya saluran pembuangan air hujan yang diduga sebagai penyebab tergenang air di pemukiman warga sekitar,

Senada dengan yang dikatakan oleh Suhar tadi, Hal ini secepatnya akan kita koordinasikan kepada pihak Dinas PU-PR Lamsel agar pekerjaanini cepatmendapatkan perbaikan terutama Drainase segera di bangun dan tidak menunggu dana APBD Murni, itu kelamaan” Ungkap Jinggis mewakili Ketua Komisi C.
Sekarang ini sedang musim penghujan apabila tidak segera dibangun drainase mungkin akan terjadi banjir lagi,” Pungkasnya (r/Awal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *