Infra-Merah.com

Jembatan Informasi Masyarakat

Miris, Aksara Lampung di Metro

Metro (inframerah) : perhelatan pemilihan walikota (Pilwakot) Metro  pada September tahun 2020 mendatang menghadirkan sejumlah harapan bagi masyarakat terhadap calon kepala daerah terpilih nantinya. Kali ini harapan itu datang dari pelaku pendidikan di Kota berjuluk Sai Bumi Wawai tersebut.

Kumala Metro,  Mahasiswi STKIP, Anisa meminta pemerintah bisa lebih memperhatikan dunia pendidikan dengan lebih sering menyelenggarakan event.

“Kalau bisa eventnya dilaksanakan selama 1 bulan sekali, misalnya cipta puisi dan cipta cerpen ataupun menulis,” kata Anisa, Kamis (16/01/2020).

Dari penyelenggaraan event tersebut, kata dia, bisa menjadi inspirasi para pelajar kota Metro untuk mengembangkan bakat dan kemampuan.

“Setelah event itu,  mungkin bisa terbentuk komunitas untuk mengembangkan bakat dan kemampuan pelajar. Jadi pelajar bisa bersama-sama saling belajar dan tukar pikiran dalam komunitas tersebut,” ucap Mahasiswi Semester 6  tersebut.

Agar para tenaga pendidik bisa lebih memperhatikan bakat dan minat para pelajar dengan merubah metode pembelajaran.

“Metode pembelajaran jangan menuntut anak untuk belajar di dalam kelas saja, agar tidak cepat bosan.  Karena terkadang ada anak yang suka dengan gaya belajar di dalam kelas. Ada juga ada yang suka dengan metode pembelajaran diluar kelas,” ungkap dia.

Selain itu,  ia juga mengamini penyelenggaraan event-event pendidikan setiap bulannya, seperti adanya lomba berbahasa dan menulis aksara Lampung.

“Intinya, kita tinggal di Lampung, jadi harus bisa berbahasa Lampung. Bahkan sekarang ini banyak anak sekolah dasar yang tidak bisa aksara Lampung,”ungkap dia.

Disinilah letak dan peran pemerintah dalam melestarikan kebudayaan dan harus dipegang teguh agar orang Lampung tidak kehilangan bahasa ibu.

“Transformasi budaya menjadi salah satu indikator terkikisnya bahasa Lampung,” tandas Anisa. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *