Infra-Merah.com

Jembatan Informasi Masyarakat

Pansus DPRD Lamsel Sentil Anggaran Pilkades Serentak Pada Th 2019.

Lampung Selatan (Inframerah): Panitia Khusus DPRD Lampung Selatan (Lamsel) pertanyakan rincian penggunaan anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak tahun 2019 senilai Rp:4,5 miliar.

Dewan yang terhormat ini menilai masih adanya pungutan dalam proses pelantikan Kepala Desa (Kades) hasil Pilkades serentak, sementara semua telah dibiayai oleh Pemkab Lamsel.

Namun, informasi yang diterima DPRD Lamsel dibawah setiap Kades yang akan dilantik dimintai biaya bervariasi guna terlaksanakan Pelantikan Kades tersebut.

“Ada Kepala Desa yang menanyakan kepada kami bahwa ketika akan dilantik mereka dimintai dana, sedangkan kami tau telah dianggarkan oleh Pemkab Lamsel,” tegas Halim Nasa’i dalam Pembahasan LKPj Bupati Lamsel tahun 2019 diaula Rumah Dinas Ketua DPRD Lamsel. Selasa (17/3/2020).

Menanggapi pertanyaan Anggota Pansus, Kepala Bagian Otonomi Daerah (Otda) Lamsel Setiawansyah menyangkal adanya pungutan dana kepada Kades yang hendak dilantik secara serentak.

Namun kata dia, bahwa ketika mereka akan dilaksanakan pelantikan pihaknya sedang mengajukan anggaran, sedangkan mereka (Kades) yang akan dilantik tidak mau menunggu dan diundur.

“Sistemnya pada waktu itu kami sedang mengajukan anggaran pelantikan namun belum turun (cair), sementara mereka minta segera dilantik sesuai habisnya masa jabatan Kades terdahulu,” kata Setiawan.

Mantan Camat Kalianda ini menambahkan, ketika dana Pelantikan sudah turun maka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan mengembalikan atau memberikan dana tersebut kepada Kades yang dilantik.

“Tapi nanti setelah anggaran yang kami ajukan keluar, kami ganti kepada Kades yang dilantik itu. Karena biaya yang kami anggarkan sepenuhnya kami berikan kepada Desa yang melaksanakan Pilkades teesebut,” Imbuh Setiawan.

Selain itu lanjut Setiawan, dirinya juga menjelaskan ada dana yang tidak masuk dalam anggaran tersebut.

“Ada juga hal lain yang tidak masuk, seperti acara seni dan budaya seperti tari-tarian dan pencak silat, karena mereka ingin menyambut Plt. Bupati Lampung Selatan,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Pansus DPRD Lamsel, M. Akyas mengharapkan dalam proses Pemilihan Kepala Desa serentak tidak ada lagi pungutan dalam pelaksanaannya.

“Pemilihan hingga pelantikan Pilkades telah dibiaya melalui Otda. Namun dibawah masih ada pungutan kepada Kades yang akan dilantik. Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi pungutan-pungutan tersebut,” harapannya. (An/wal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *