Infra-Merah.com

Jembatan Informasi Masyarakat

Buka Pembinaan Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa, Winarni Minta Program PKK Dukung Kemajuan Desa

WAY PANJI, infra-merah.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto membuka kegiatan Pembinaan Administrasi Kader PKK Kecamatan dan Desa.

Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung di Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji dan diikuti oleh Ketua dan kader PKK Desa Se Kecamatan Way Panji, Senin (11/04/2022).

Camat Way Panji R. Luthfi Martadinata dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten yang akan memberikan pembinaan kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa.

Dirinya berharap, dengan adanya pembinaan seperti ini dapat menambah ilmu dan semakin berkomitmen dalam membantu program – program pemerintah Lampung Selatan.

“Semoga setelah pembinaan ini para kader PKK dan Perangkat Desa dapat menambah ilmu dan semakin berkomitmen untuk membantu pemerintah dengan program yang ada,”ungkapnya.

Sementara itu Winarni selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten mengatakan pembinaan seperti ini jangan hanya sekedar ceremoni tetapi harus diterapkan.

“Pembinaan ini jangan cuma ceremoni tetapi harus diimplementasikan, diterapkan, disosialisasikan dan digerakkan oleh PKK Kecamatan dan desa kepada masyarakat,”ucapnya.

Selain itu, Winarni juga meminta kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa untuk bekerjasama dan bermitra kepada semua pihak khususnya pemerintah Kabupaten hingga desa untuk mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten mengharapkan agar TP PKK Desa benar benar memahami program kerja ada di PKK.

“Kepada TP PKK Desa agar benar – benar memahami program kerja yang disusun dengan cara turun langsung ke dusun, RT hingga ke keluarga,” harap Winarni.

Menurutnya, Program Kerja yang disusun harus sesuai dengan kemajuan desa dan diajukan ke Pemerintah Desa agar bisa dianggarkan.

“Program kerjanya harus mendukung kemajuan desa dan harus diajukan ke Pemerintah Desa untuk dianggarkan baru nanti programnya bisa berjalan,” pungkasnya.(kmf/wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *